Kamis, 25 November 2010

tugas p.eko , artikel kesehatan , miftakhur . roifah 1b , s1 keperawatan

Air punya peran penting bagi kesehatan, kebugaran, konsentrasi, dan menjaga kualitas kehidupan. Air juga turut berperan dalam mencegah berbagai penyakit, dan mengoptimalkan kemampuan fisik, karena sebagian besar tubuh manusia berisi cairan atau air.

Menurut DR. Dr. Imam Effendi, SpPD. KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, idealnya di dalam tubuh manusia, dibutuhkan 55 sampai 75 persen cairan atau air dari berat tubuh.

“Artinya, jika seseorang yang mempunyai berat badan 70 kilogram, maka di dalam tubuhnya akan terdapat air sejumlah 39 sampai 54 kilogram,” kata Imam, dalam seminar tentang Air Untuk Kesehatan, Kebugaran, dan Kualitas Kehidupan, di Jakarta, Senin (24/11).

Imam menjelaskan, kurangnya minum dapat berdampak pada gangguan kesehatan, menurunkan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat atau konsentrasi, sulit buang air besar, pingsan, atau bahkan kematian.

“Tingkatan keparahan penderita, tergantung dari dehidrasi yang dialami oleh seseorang,” lanjutnya. Dia lantas meneruskan, bahwa kekurangan 2 persen air dalam tubuh akan menimbulkan gejala seperti haus dan bibir kering.

Kekurangan 4 sampai 6 persen air dalam tubuh, akan membuat sakit kepala, pusing dan tubuh lemah. Sedangkan bila sudah mencapai 12 persen cairan yang hilang, maka seseorang akan sulit mengunyah dan perlu bantuan medik.

Dan yang lebih parah, bila seseorang kekurangan air sampai dengan 15 sampai 25 persen, sebab akan berakibat fatal, karena seseorang bisa saja jatuh pingsan. Sedangkan ciri-ciri bagi seseorang mengalami dehidrasi, untuk dehidrasi ringan di antaranya, haus, bibir kering, tenggorokan kering, kulit kering.

Dehidrasi sedang ditandai oleh sakit kepala, pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, suhu badan meningkat, lemah, urine menjadi keruh dan berwarna kuning kecoklat-coklatan, serta Volume urine sedikit.

Dan bila mengalami dehidrasi berat, akan ditandai oleh Kram otot, lidah bengkak, sirkulasi darah memburuk, kondisi badan sangat lemah, penurunan fungsi ginjal, sampai pingsan.

“Hampir semua penyakit, mulai penyakit hati, jantung, otak, dan ginjal, akan selalu dikaitkan dengan keseimbangan air dan elektrolit yang akan menimbulkan penyulit, bila ginjal tidak dapat mengkompensasi cairan dengan baik,” terang Imam.

Cara Mengurangi Minyak Makanan



MINYAK adalah salah satu bentuk lemak yang paling akrab ditemukan. Kehadirannya memang sangat dibutuhkan untuk pemrosesan makanan, namun bila penggunaannya berlebihan juga bisa menjadi pembawa petaka. Nah, supaya tidak terjebak dalam kebiasaan menggunakan minyak secara berlebihan, ikutilah tip berikut ini :

1. Ukur dengan seksama
Tahukah Anda, satu sendok makan minyak mengandung 100 kalori? Karena itu, gunakan minyak seperlunya. Hindari makanan gorengan. Ketika ingin makan gorengan, konsumsi secukupnya saja.

2. Imbangi dengan makanan sehat
Hampir semua hidangan favorit ala Indonesia diolah dengan cara digoreng. Ingin tetap sehat walau makan gorengan? Sediakan pula lalapan sayur dan buah segar di meja makan.

3. Lebih baik dipanggang
Supaya mirip digoreng, lumuri makanan dengan canola cooking spray. Lalu, panggang sampai bagian luarnya berwarna kecokelatan.

4. Bisa juga dioven kering
Oven kering juga memberi efek gorengan pada makanan. Lumuri makanan dengan minyak zaitun atau canola terlebih dahulu, kemudian panggang dengan suhu sampai 200 derajat Celsius.

5. Buang kelebihan lemak
Buang kulit ayam atau lenyapkan lemak dari daging sapi olahan. Jangan khawatir, daging masakan pasti tetap lezat dan Anda tak menderita kelebihan kalori

8 Jurus Singkat Memangkas Lemak



1. Pilih Wajan Antilengket
Menumis di wajan antilengket, sama sekali tidak membutuhkan minyak. Kalaupun ingin memakai minyak, gunakan botol yang memiliki sprayer di ujungnya. Semprotkan sekadarnya di atas teflon. Umumnya, jika resep menganjurkan menggunakan 1 sendok makan minyak, bisa diturunkan menjadi 2 sendok teh saja. (1 sdm = 3 sdt).

2. Gunakan Produk Rendah Lemak
Makanan full lemak memang enak. Namun, sebaiknya pilih yang kadar lemaknya sudah dikurangi (reduced-fat). Rasanya tetap enak, namun lebih sehat. Dalam kemasan, biasanya tertera keterangan tersebut.

3. Batasi Penggunaan Kuning Telur
Mengurangi jumlah kuning telur hingga 25-30 persen saat memasak dapat mengurangi lemak. Masakan Anda pun akan tetap lezat. Misalnya, saat membuat scrambled egg. Kalau biasanya menggunakan 3 butir telur, singkirkan 1 kuning telur. Nah, sarapan Anda tetap lezat, kan?

4. Pilih Menu Udang
Dalam hitungan menit, udang dapat dihidangkan. Misalnya, ditumis atau direbus sebagai santap malam yang sehat dan lezat. Lama memasak tergantung ukuran udangnya. Tapi umumnya, saat udang memerah itu pertanda sudah matang.

5. Tambahkan Bumbu
Remnpah bisa memeriahkan rasa masakan Anda. Selain itu, juga mengusir lemak dan kalori. Misalnya, beri perasan lemon, jeruk nipis atau jeruk biasa pada sayuran. Bisa juga menaburkan tarragon di atas salad. Jika memasak dengan sejumlah rempah, pastikan penggunaannya di akhir memasak agar rasanya tidak hilang.

6. Variasikan Sayur & Buah
Menyantap makanan sehat dan kaya serat akan membantu diet. Anda akan merasa kenyang tanpa tambahan lemak. Coba biasakan membanjiri masakan Anda dengan aneka sayuran setiap hari. Dengan begitu, keluarga Anda pun terbiasa dengan pola makan sehat. Di antara waktu makan, suguhkan pula buah-buahan. Cobalah ke pasar terdekat untuk mencari sayur atau buah baru. Libatkan anak-anak untuk memilih buah kesukaannya. Atau, ajak mereka sekalian untuk menanamnya di kebun Anda.

7. Camilan Ringan Usai Sekolah
Jangan lupakan camilan sehat untuk Si Kecil. Coba masukkan buah stroberi dalam campuran reduced-fat yoghurt dan brown sugar. Rasanya pasti segar. Ajaklah Si Kecil untuk membuatnya. Lalu beri nama camilan buatan Anda bersama dengan nama kesukaannya. Ini akan membuat anak merasa lebih dekat dengan hidangan tersebut.

8. Biasakan Memasak dengan Cara Dikukus & Dipanggang
Masakan yang digoreng memang lebih lezat. Ikan goreng, misalnya. Tapi coba bayangkan berapa banyak minyak yang terserap ke dalam ikan selama proses penggorengan itu. Coba mulai sekarang matangkan bahan makanan dengan cara dikukus atau dipanggang, pasti lebih sehat. Apalagi, kalau Anda menyediakan sambal sebagai pelengkapnya. Tentu, sambalnya pun jangan digoreng.

Atasi Pilek Tanpa Obat

Atasi Pilek Tanpa Obat

Cuaca tak menentu seperti yang terjadi akhir-akhir ini, tak jarang membuat tubuh cenderung rentan terhadap pilek. Terlebih jika Anda tengah melakukan aktivitas padat.

Berbagai faktor seperti kecapaian, virus dan stres merupakan faktor yang paling sering menimbulkan infeksi pada tenggorakan dan hidung yang berakibat munculnya gejala pilek seperti hidung mampet, tenggorakan serak dan kepala terasa pusing.
(more…)

Yuk, Pilih Lauk Ikan

Yuk, Pilih Lauk Ikan

Ikan kaya kandungan gizinya. Baik ikan air tawar maupun ikan air laut, sama-sama memiliki kandungan gizi, yaitu protein, lemak, vitamin dan mineral.

Protein

1. Kandungan protein ikan lebih tinggi dari protein serealia dikacang-kacangan, setara dengan daging, sedikit dibawah telur.
(more…)

Cara Jitu Atasi Diare

Cara Jitu Atasi Diare

Biasanya diare pada anak-anak dianggap suatu hal yang enteng sehingga ketika datang ke dokter sudah terlambat, anak kekurangan cairan, lemas hingga dehidrasi berat. Padahal masalah diare sebetulnya dapat diatasi di rumah.

Diare dapat menyerang semua kalangan, baik kaya ataupun miskin.Pada umumnya bayi berumur kurang dari satu bulan sudah dinyatakan diare jika frekuensi pup-nya lebih dari empat kali sehari. Kebanyakan penyebab diare adalah rotavirus .Virus tersebut masuk melalui mulut dan penularannya melalui kontaminasi tangan, botol, alat makan.Orang tua harus mulai mewaspadai jika anak mulai pup-nya tidak normal karena diare, anak mulai lemas kemudian ditandai dengan demam, misalnya suhu lebih 39.5°C. Ciri-ciri diare rotavirus biasanya bau pup-nya lebih asam, berair, anus kadang ikut memerah, BAB berbusa, kentut lebih banyak karena gas dalam tubuh yang cukup tingg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar